border=

Industri Ubi Jalar Kenya Incar Pasar Eropa

Industri Ubi Jalar Kenya Incar Pasar Eropa
(Panen ubi jalar di Migori, Kenya. Negara di Afrika Timur itu mengincar pasar Eropa untuk ekspor ubi jalarnya. Image : Standard Media Kenya)
Pomidor.id – Seiring dengan tingginya permintaan pasar di Eropa, banyak petani Kenya kini beralih menanam ubi jalar. Sebagian dari mereka, dulunya adalah petani tembakau yang kini beralih ke produksi ubi jalar karena prospeknya jauh lebih menjanjikan.

Di Migori, wilayah barat daya Kenya, pemerintah daerahnya menjalin kerja sama langsung dengan Uni Eropa untuk membangun gudang penampungan dan pabrik pengolahan ubi jalar senilai USD 34 juta. Pembangunan berbagai sarana untuk mendukung industri ubi jalar berorientasi ekspor ini dilakukan karena permintaan pasar di  Eropa terus meningkat setiap tahunnya.

Sementara di Eropa sendiri, jangankan menambah produksi ubi jalar, untuk menjaga produksi kentang saja sudah keteteran. Laporan terbaru dari North-Western European Potato Growers Foundation, mengindikasikan adanya trend penurunan produksi di 5 negara penghasil utama kentang di Eropa. Lima negara tersebut  adalah Perancis, Jerman, Belgia, Belanda dan Inggris.

 border=

Laporan itu juga menyebutkan bahwa produksi ubi jalar untuk memenuhi kebutuhan pasar Eropa akan turun 2,5 persen musim ini. Hal ini kemudian mendorong para pemimpin di Kenya untuk mengerahkan para petani agar menggenjot produksi mereka.

Baca Juga : Ketela Ungu Makin Disukai Konsumen di Eropa

“Informasi ini merupakan kabar gembira bagi petani ubi jalar di wilayah ini. Dengan adanya gudang penyimpanan dan pabrik yang segera dibangun di sini, kami siap memanfaatkan peluang besar di pasar ekspor,” kata  Marwa Kitayama, anggota parlemen lokal.

Ubi jalar diharapkan menggantikan tembakau sebagai tanaman komersial utama di Migori. Industri ubi jalar juga diyakini bakal menjadi tulang punggung yang menyokong perekonomian di daerah tersebut.

“Jika petani dapat meningkatkan produksi secara signifikan, mereka bisa menjadi bagian dari mata rantai pasokan global,” tegas Kitayama.

Baca Juga : Swedia Serius Kembangkan Budidaya Ubi Jalar, Tapi Ribetnya Minta Ampun

Sejauh ini, China merupakan produsen ubi jalar terbesar. Berturut-turut kemudian disusul tiga negara Afrika, Nigeria, Tanzania dan Ethiopia. Sementara Indonesia berada di posisi kelima sebagai negara penghasil ubi jalar terbesar di dunia.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan