border=

Selain Malang, KUR Peternakan Rakyat Disalurkan Serentak ke 5 Daerah

Penyaluran KUR Peternakan Rakyat di Pujon
(Peternakan sapi perah di Pujon, Kabupaten Malang. Image : Achmad Muchdor)
Pomidor.id – Pemerintah kembali menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus Peternakan Rakyat secara serentak di 5 daerah. Penyerahan KUR yang dilakukan Sabtu, (9/2) ini dipusatkan di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

“KUR Peternakan Rakyat merupakan perluasan jenis KUR yang dimaksudkan untuk menggerakkan sektor ekonomi tradisional di pedesaan yang dikelola oleh rakyat. (Ini) menunjukkan keberpihakan Pemerintah terhadap UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah, red),” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat acara penyerahan KUR, akhir pekan kemarin.

Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dipilih sebagai lokasi penyerahan KUR Peternakan Rakyat karena memiliki jumlah peternak yang besar sekaligus didukung oleh lahan peternakan yang luas dan subur.

Menko Darmin di Malang
(Menko Darmin Nasution saat kunjungan di Malang dan melakukan teleconference dengan peternak dari daerah lain. Image : Dok Kemenko Perekonomian)

Acara penyaluran KUR khusus peternakan juga dilaksanakan serentak di 5 lokasi pendukung melalui video conference. Kelima daerah tersebut yaitu Kota Sumba Timur-Provinsi NTT, Kota Magelang- Provinsi Jateng, Kota Lampung Tengah-Provinsi Lampung, Kota Sinjai-Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Garut-Provinsi Jawa Barat. Kelimanya merupakan daerah penghasil ternak yang utama.

“Perayaan serentak ini bertujuan untuk mensosialisasikan KUR Peternakan Rakyat kepada seluruh masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Menko Darmin.

Skema KUR Peternakan Rakyat yang ditetapkan oleh pemerintah terbukti membantu para peternak dalam mengakses pembiayaan untuk membantu permodalan. Tercatat sejak 2015 hingga 2018, KUR Peternakan sudah dinikmati oleh 687,897 debitur dengan total plafon sebesar Rp 14,4 triliun.

Baca Juga : Pemerintah Alokasikan KUR Khusus untuk Peternak Sapi Potong dan Perah

Kredit Usaha Rakyat pun telah lama menjadi perhatian Presiden Jokowi. Bahkan di awal 2015, Presiden meminta bunga KUR diturunkan hingga 7%. Belum pernah pemerintah memberi bunga serendah itu.

“Lantas bagaimana caranya? Dengan cara Pemerintah memberi subsidi pada bunganya,” terang Menko Darmin.

Kepada masyarakat yang hadir, Menko Darmin memberi saran, “mulailah beternak secara berkelompok, jangan sendiri-sendiri”.

Dengan berkelompok, maka perencanaan usaha akan lebih terstruktur dan disiplin terjaga. Masing-masing anggota bisa saling mengingatkan dan membantu bila ada yang sakit atau kesulitan. Selain itu, para offtaker akan lebih mudah mengumpulkan hasil ternak, dengan harga yang lebih terjaga.

Baca Juga : Usaha Peternakan Rakyat dan Ternak Lokal Kunci Swasembada Daging Sapi

Dalam sesi perbincangan dengan Amirudin, seorang peternak sapi asal Sinjai melalui video conference, Menko Darmin berpesan agar sebisa mungkin memanfaatkan fasilitas KUR yang disediakan pemerintah.

“Jangan takut KUR habis, itu kita siapkan banyak (plafonnya). Manfaatkanlah, guna membeli peralatan yang produktif,” ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana harapannya terhadap KUR, Amirudin dengan malu-malu menjawab, “sudah sangat mudah Pak, tapi kalau bisa bunganya diturunkan lagi”, yang lantas disambut sorak sorai para peserta lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan