Serapan Pupuk Organik Terus Meningkat 3 Tahun Terakhir

Serapan Pupuk Organik Terus Meningkat
(Pupuk organik Petroganik produksi Petrokimia Gresik. Image : Dok Pomidor)

Pomidor.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penggunaan pupuk organik kepada petani. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) juga sudah memberikan subsidi sejak 2008. Selama tiga tahun terakhir (2016-2018), serapan pupuk organik terus meningkat.

“Awalnya memang kualitas dikeluhkan. Sekarang mutu lebih baik. Serapan pupuk organik oleh petani melalui subsidi selama tiga tahun terakhir, tahun 2016-2018 rata-rata 700 ribu ton/tahun,” ungkap Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen PSP, Muhrizal Sarwani, dalam rilis Ahad kemarin (10/3).

Untuk mengatasi persoalan mutu pupuk organik, hayati dan pembenah tanah, dikeluarkan Permentan 01/2019 tentang Pendaftaran Pupuk Organik dengan pendekatan persyaratan teknis minimal.

Selain itu, lanjutnya, juga ditetapkan standar. Upaya tersebut diharapkan petani mendapatkan jaminan kualitas pupuk organik dan pemerintah bisa melakukan pengawasan.

“Sosialisasi penggunaan produk organik kepada petani saat ini masih kurang. Kita terus melakukan penyuluhan dan pelatihan perlu ditingkatkan,” kata Muhrizal.

Baca Juga : Presiden Apresiasi Peran Penting Penyuluh Pertanian

Muhrizal menambahkan, Petrokimia Gresik mempunyai kapasitas produksi pupuk organik 1,6 juta ton. Tetapi karena kekurangan bahan baku membuat realisasinya baru bisa dilakukan setengah.

“Dunia mengamanatkan bagaimana kita menggunakan N (nitrogen) seefisien mungkin. Selama ini pupuk N yang terserap. Selain itu kita diminta shifting ke organik, hayati dan bio supaya tanah sehat,” ucapnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan