Indonesia Kini Miliki Museum Pertanian

Museum Pertanian
(Banyak spot foto yang sangat instagramable bagi pengunjung di Museum Pertanian. Image : Ayo Bandung)
Pomidor.id – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, Senin (22/4), meresmikan Museum Pertanian di Jalan Juanda Bogor, Jawa Barat. Museum yang berada di pintu masuk Kebun Raya Bogor ini merupakan museum pertama yang bercerita lengkap tentang sejarah panjang pertanian di negeri ini sejak masa penjajahan hingga sekarang.

“Di Museum Pertanian ini kita bisa melihat dari masa ke masa perkembangan pertanian di Indonesia seperti apa,” kata Menteri Amran di sela-sela kunjungannya.

Museum ini menampilkan sejarah panjang pertanian Indonesia dari masa ke masa. Tujuannya, untuk mengenalkan negara ini kepada dunia sebagai negara agraris dan siap menjadi lumbung pangan dunia pada 2045.

Selain itu, Kementerian Pertanian juga ingin mengubah stigma masyarakat. Khususnya kaum milenial terhadap sektor pertanian yang selama ini kerap dipandang sebelah mata dan kurang diminati.

Baca Juga : Mentan : Museum Tanah untuk Sarana Edukasi dan Wisata

Museum Pertanian memiliki empat galeri utama yang telah ditata sedemikian rupa sehingga mampu membawa para pengunjungnya seakan memasuki lorong waktu. Begitu masuk ke museum yang terletak di Jl. Ir. H. Juanda No 98 Bogor, pengunjung akan disuguhkan Galeri Pangan dan Peradaban Pertanian yang menampilkan informasi tentang sejarah komoditas pangan beserta peradaban yang menyertainya.

Di lantai 2, pengunjung akan mendapatkan Geleri Kebijakan dan Komoditas yang menggambarkan perkembangan pertanian Indonesia dari era kolonial (VOC dan Pemerintah Belanda) sejak tahun 1600 sampai 1945. Juga perkembangan pertanian pada era setelah kemerdekaan hingga saat ini yang dipamerkan berdasarkan periodisasi kabinet dari tahun 1945 sampai 2019.

Jejak Pertanian Indonesia
(Pengunjung dapat menelusuri jejak panjang sejarah pertanian Indonesia di Museum Pertanian. Image : Warta Ekonomi)

Sementara di lantai 3, pengunjung juga akan dimanjakan melalui Galeri Pertanian Masa Depan dan Lumbung Pangan Dunia 2045. Dalam galeri ini pengunjung dapat melihat bagaimana pengembangan pertanian 4.0 dengan sangat apik.Ilustrasi penggunaan teknologi canggih seperti drone, market smart farming hingga “Atutonomous Tractor” traktor tanpa awak yang menggunakan sistem GPS berbasis Real Time Kinematika juga dapat pengunjung temukan di galeri ini.

Baca Juga : FAO Umumkan 14 Situs Pertanian Baru Warisan Dunia

Setelah diresmikan, Museum Pertanian ini bisa langsung dikunjungi masyarakat umum dan gratis untuk sementara. Museum ini juga akan menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Bogor yang terintegrasi dengan Kebun Raya Bogor.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan