Khofifah Minta Warga Jatim Hentikan Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Gubernur Minta Warga Hentikan Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Pomidor.id – Salah satu wujud kecintaan pada alam adalah tidak mencemarinya. Termasuk tak lagi menggunakan plastik sekali pakai untuk mengurangi sampah plastik. Demikian dikatakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Kita sudah terlalu sering mendapatkan berita maupun informasi bahwa Indonesia disebut sebagai supplier sampah plastik terbesar kedua di dunia. Dimana kemudian sampah plastik tersebut menjadi sampah di laut yang pada akhirnya dapat mengancam kehidupan hewan laut,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah saat menghadiri acara Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di lapangan Rampal, Malang, Selasa (30/4).

Baca Juga : Pemerintah Siapkan Road Map Pengurangan Sampah Plastik

Ia mengisahkan minggu ada berita ikan paus mati di laut selatan Vietnam. Setelah itu diketahui ternyata di dalam perut paus tersebut ditemukan banyak sekali sampah plastik. Beberapa waktu sebelumnya juga terdengar ada jerapah yang meninggal di kebun binatang Surabaya, yang setelah diperiksa lagi-lagi ditemukan banyak plastik di dalam perutnya.

“Untuk itu mulai hari ini kita tunjukkan kecintaan kita kepada alam dan lingkungan dengan bersama-sama berkomitmen untuk menghentikan penggunaan plastik sekali pakai,” pintanya.

Gubernur Khofifah mengatakan akan memberikan pencerdasan kepada seluruh pengguna plastik di Jawa Timur, khususnya ibu-ibu yang biasa berbelanja di pasar. Kalau hari ini menggunakan plastik, besok juga harus menggunakan plastik yang sama pada saat berbelanja. Hindari menggunakan plastik sekali pakai.

Paus Mati Penuh Plastik di Wakatobi
(Selain di perairan Vietnam, juga beberapa kali didapati paus mati dengan perut penuh plastik di Indonesia. Salah satunya di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang ditemukan hampir 6 kg sampah plastik di perutnya. Hal ini mustinya menjadi alarm untuk membangkitkan kepedulian kita untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan plastik secara berlebihan. Image : WWF Indonesia)

Baca Juga : Dana Insentif Daerah Diberikan ke Pemda yang Berhasil Kelola Sampahnya

“Saya juga sedang koordinasi dengan pemprov DKI yang sama-sama sedang menyiapkan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah). Masing-masing kita melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa jangan menggunakan plastik dalam bentuk apa pun yang sekali pakai,” akunya.

Paling tidak harus dimulai dari diri sendiri. Dengan tidak menggunakan plastik sekali pakai, itu sudah akan mengurangi limbah atau sampah plastik, pungkasnya. (ANC)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan