Lagi, Tiket Pesawat-Bawang Putih Penyebab Utama Inflasi di Kota Malang

Tiket Pesawat-Bawang Putih Penyebab Utama Inflasi di Kota Malang
(Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo (kanan), saat menjelaskan inflasi di Kota Malang bulan April 2019. Image : Pomidor)
Pomidor.id – Pada bulan April 2019, Kota Malang kembali mengalami inflasi, yakni sebesar 0,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 136,23. Kenaikan tarif angkutan udara (tiket pesawat) dan kenaikan harga bawang putih kembali menjadi penyebab utama inflasi di Kota Malang.

“Tiket pesawat mengalami kenaikan harga sebesar 11,58 persen dengan andil 0,3099 persen. Sedangkan bawang putih mengalami kenaikan harga hingga 31,13 persen dengan andil 0,1369 persen,” jelas Sunaryo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, Kamis (2/5).

Kelompok angkutan udara ini mencatat dua kali menjadi penyebab utama inflasi dalam dua bulan terakhir di kota Malang, imbuhnya.

Menurut Sunaryo, terkait kenaikan harga tiket pesawat tergantung kebijakan langsung dari pusat. Sedangkan yang paling bisa dilakukan oleh daerah adalah pengendalian harga di kelompok bahan makanan termasuk bumbu-bumbuan seperti bawang putih.

Baca Juga : Komoditas Produk Pertanian Berperan Besar Kerek Inflasi

Dilihat dari sisi komoditas, Indonesia saat ini masih mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.  Karena itu sangat tergantung pada intervensi pasar bagaimana menyediakan bawang ini agar lebih murah.

“Saya kemarin melihat di tingkat harga konsumen saja bawang putih sudah diatas 50 ribu. Sedangkan bawang merah harganya lebih dari 30 ribu. Jadi memang kenaikan bawang putih cukup tajam,” sebutnya.

Selanjutnya selain tarif angkutan udara dan bawang putih, terjadinya inflasi di kota Malang pada bulan April juga disebabkan oleh kenaikan harga komoditas lainnya diantaranya kenaikan harga bawang merah sebesar 24,45 persen. Kemudian kenaikan harga cabai merah sebanyak 32,60 persen serta telur ayam ras yang mengalami kenaikan harga sebesar 4,03 persen.

Baca Juga : Harga Bawang Merah dan Bawang Putih di Pasar Klojen Meroket

Sementara itu komoditas beras  mengalami penurunan harga. Turunnya harga beras ini menjadi salah satu dari sepuluh besar penghambat laju inflasi di Kota Malang.

“Beras mengalami penurunan harga sebesar 1,78 persen, dengan andil -0,0633 persen. Hal ini terjadi karena pada bulan April banyak dilakukan panen raya dibandingkan bulan sebelumnya,” beber Sunaryo. (ANC)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan