border=

Pekerja Asing Musiman Dibutuhkan untuk Panen Kiwi di Selandia Baru

Pekerja Asing Musiman di Perkebunan Kiwi di Selandia Baru
(Pekerja asing musiman tengah memanen buah kiwi di perkebunan kiwi di Selandia Baru. Image : Radio New Zealand)

Pomidor.id – Gabungan Perusahaan Kiwi Selandia Baru (NZKGI), baru-baru ini menyatakan ada sekitar 250 warga negara asing yang diperbarui visa kunjungannya untuk membantu memanen kiwi di negara tersebut. Ke-250 WNA yang bisa disebut sebagai pekerja asing musiman itu akan bekerja di perkebunan kiwi di Bay of Plenty dan Teluk Hawke.

Secara keseluruhan, setidaknya dibutuhkan 18 ribu pekerja musiman untuk memanen dan mengemas buah kiwi tahun ini. Puncak panenan diperkirakan akan terjadi hingga akhir Mei mendatang.

Kepala Eksekutif NZKGI, Nikki Johnson, mengatakan menerima dengan tangan terbuka pekerja asing musiman yang tertarik untuk bekerja sambilan di industri kiwi di Selandia Baru. Terlebih pada puncak musim panen.

Baca Juga : Australia Tambah Kuota Pekerja Musiman Indonesia Paska IA-CEPA

Ia menambahkan, kehadiran mereka sedikitnya akan menambal kekurangan tenaga kerja yang dihadapi industri kiwi di negaranya.

“Tahun ini panenan akan lebih banyak. Namun kami defisit pekerja dan mahasiswa asing yang berminat bekerja di industri ini,” tuturnya dikutip Radio New Zealand.

Belum lama ini ada tambahan 1.000 pekerja yang telah ditempatkan di beberapa perkebunan kiwi. Akan tetapi jumlah itu masih jauh dari memenuhi tenaga kerja yang dibutuhkan.

Baca Juga : Sektor Pertanian di Jepang Membuka Pintu bagi Pekerja Asing

Untuk diketahui, pendapatan dari industri buah kiwi di Selandia Baru diperkirakan akan melonjak dari NZD 2,1 milyar (Rp 19,7 triliun) di tahun 2017, menjadi NZD 6 milyar (Rp 56,25 triliun) di tahun 2030.

Sayangnya, kekurangan tenaga kerja bakal menghambat pertumbuhan industri buah yang identik dengan Selandia Baru tersebut.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan