Stok 2 Juta Ton, Bulog Yakin Harga Beras Selama Ramadhan Stabil

Harga Beras Relatif Stabil Ramadhan Hingga Lebaran 2019g
(Bulog yakinkan tak ada kenaikan harga beras selama Ramadhan hingga Lebaran. Image : ist)

Pomidor.id – Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Imam Subowo, memprediksi, tak ada kenaikan harga beras dan bahan pokok lainnya selama bulan Ramadan dan Idul Fitri. Pasalnya, saat ini stok beras secara nasional dari 26 divisi regional sudah mencapai 2 juta ton lebih berdasarkan data per 29 April 2019.

“Kalau kenaikan harga tergantung pasar. Tapi kita coba untuk enggak naik. Karena bahannya banyak, kok. Masih 2 juta ton,” kata Imam di Gudang Ligung, Majalengka, Jawa Barat, Jumat (3/5/).

Tak hanya komoditas pangan beras, ujar Imam, stok kebutuhan pangan lainnya yang ada di gudang Bulog juga masih cukup aman untuk menghadapi bulan Ramadan dan Lebaran. Komoditas pangan itu di antaranya gula, daging, tepung terigu, dan minyak goreng.

Baca Juga : Cadangan Bulog Cukup, BPS Yakin Harga Beras Tetap Stabil

“Insya Allah aman. Kita memastikan aman. Tentu kita tetap akan waspada karena namanya puasa dan lebaran tetap kita jagain,” ujarnya dikutip dari laman resmi Bulog.

Ada pun untuk beras, ungkap Imam, justru dirinya memprediksi akan ada penurunan harga. Ia menyebut, harga beras di bulan April yang mencapai Rp11.591 per kilogram, akan turun menjadi Rp 12.377 per kilogram di Mei dan Rp11.301 per kilogram pada Juni.

“Perkembangan harga beras trennya kelihatan posisi kita di angka Rp 11.500 per kilogram. Stok kami di atas 2 juta dan tesebar di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga : Dirut Bulog Optimis Indonesia Tak Perlu Impor Beras Hingga Akhir 2019

Imam menambahkan, Bulog akan selalu melakukan operasi pasar tanpa menunggu kenaikan harga. Tak hanya itu, lanjut dia, Bulog juga sudah memiliki Toko Pangan Kita (TPK) yang sudah ada di pasar-pasar.

“Dan itu (TPK) setiap hari kita buka. Tapi operasi pasar tetap jalan terus. Jadi insyaallah dengan kondisi itu enggak naik lah. Masyarakat enggak usah khawatir,” tandasnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan