Senat Meksiko Setujui Pakta Perdagangan Baru dengan AS dan Kanada

Senat Meksiko Setujui Pakta Perdagangan Baru dengan AS dan Kanada
(Meksiko menjadi negara pertama yang meratifikasi perdagangan bebas USMCA pengganti NAFTA. Image : Shutterstock)

Pomidor.id – Meksiko hari Rabu lalu menjadi negara pertama yang meratifikasi perdagangan bebas yang baru dengan Amerika Serikat dan Kanada (USMCA) yang disepakati tahun lalu. Pakta perdagangan baru ini menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang sudah berusia 25 tahun.

Senat di Meksiko memberikan suara 114-4 untuk mendukung perjanjian perdagangan bebas pengganti NAFTA. Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, menggambarkan ratifikasi kesepakatan perdagangan USMCA itu sebagai “kabar baik”.

Muat Lebih

Dilansir dari Associated Press, ratifikasi itu menjadikan Meksiko sebagai negara yang pertama yang mendapatkan persetujuan legislatif untuk pemberlakuan USMCA (United States-Mexico-Canada Agreement)

“Ini berarti (masuknya) investasi asing di Meksiko. Ini berarti (bertambahnya) lapangan pekerjaan di Meksiko. (Ratifikasi) ini juga menjamin kepastian barang yang kami hasilkan untuk diperdagangkan di Amerika Serikat,” ujarnya tak lama setelah senat menyetujui pakta perdagangan baru tersebut.

Baca Juga : Vietnam Siap Penetrasi Pasar Alpukat AS yang Dikuasai Meksiko

Negeri sombrero itu sangat berkepentingan dengan adanya perjanjian perdagangan bebas dengan kedua negara di utaranya tersebut. Lebih-lebih dengan AS karena merupakan pasar terbesar ekspor Meksiko, termasuk produk-produk pertaniannya.

AS dan Kanada sendiri belum secara resmi meratifikasi USMCA. Meski demikian, Presiden Donald Trump mengapresiasi apa yang dilakukan Meksiko dan mengatakan Konggres AS perlu segera mengikutinya.

“Selamat kepada Presiden Lopez Obrador. Meksiko memutuskan untuk meratifikasi USMCA hari ini dengan selisih suara yang sangat besar. Saatnya bagi Konggres untuk melakukan hal yang sama di sini!” cuit Trump dalam akun twitternya.

Baca Juga : Kebijakan Imigrasi Trump Berdampak Buruk Bagi Pertanian AS

Dukungan luar biasa pada perjanjian perdagangan bebas yang baru ini terjadi di tengah ancaman Trump untuk mengenakan tarif pada semua barang Meksiko jika Presiden Lopez Obrador tidak bertindak untuk menghentikan gelombang warga dari Amerika Tengah yang mencoba memasuki AS secara ilegal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan