Trump Perintahkan Badan Federal Sederhanakan Regulasi Terkait GMO

Trump Tandatangani Eksekutif Order Penyederhanaan Regulasi Terkait GMO
(Presiden Donald Trump menandatangani eksekutif order yang memerintahkan sejumlah badan federal AS menyederhanakan berbagai regulasi terkait makanan hasil rekayasa genetik. Image : Market Watch)
Pomidor.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam eksekutif ordernya yang ditandatangani hari Selasa lalu, memerintahkan badan-badan federal untuk menyederhanakan “proses regulasi biokteknologi pertanian”. Hal ini untuk mempermudah perusahaan dalam mengembangkan dan memasarkan makanan yang dimodifikasi secara genetik.

Dalam rilisnya, Gedung Putih menyatakan bahwa regulasi terkait GMO (Genetically Modified Organism) yang berlaku saat ini tak ubahnya labirin yang memperumit proses perijinan yang bisa memakan waktu hingga sepuluh tahun. Hal ini tentu memperlambat inovasi untuk membawa hasil tanaman yang bagus dan aman konsumsi ke pasar.

“Perintah eksekutif ini akan membantu meniadakan penundaan, mengurangi biaya pengembang dan memberikan kepastian yang lebih besar untuk proses peninjauan,” lanjut rilis tersebut.

Tentu saja eksekutif order Presiden AS ini disambut hangat kelompok industri. Mereka mengatakan bahwa rekayasa genetika “berperan penting” dalam mengatasi persoalan pangan di masa depan yang disebabkan oleh kelebihan populasi manusia dan perubahan iklim.

Baca Juga : China Ijinkan Impor Tanaman Produk Rekayasa Genetika

“Kami mendukung penuh langkah besar ini dan memastikan kebijakan Pemerintahan Presiden Donald Trump tidak menghalangi perkembangan bioteknologi abad ke-21. Ke depan, akan banyak tantangan global. Mulai dari krisis pangan hingga masalah perubahan iklim,” ujar Presiden dan CEO Organisasi Inovasi Bioteknologi, Jim Greenwood, dalam sebuah pernyataan.

Hal senada diungkapkan Asosiasi Perdagangan Benih Amerika.

“Melalui metode pemuliaan tanaman yang berkembang seperti melakukan editing pada gen, para ilmuwan dapat menciptakan varietas baru dalam hitungan tahun. Bukan lagi dekade,” kata Andi LaVigne, Presiden dan CEO asosiasi tersebut.

“Untuk memahami sepenuhnya potensi inovasi ini, para peneliti membutuhkan kejelasan dan konsistensi seputar kebijakan pemuliaan tanaman,” sambungnya.

Sektor Pertanian di AS
(Penyederhanaan regulasi terkait GMO di Amerika Serikat akan memiliki dampak yang tidak kecil pada perdagangan pangan global. Pasalnya, AS merupakan salah satu produsen komoditas pertanian dan peternakan terbesar di dunia. Image : USDA)

Baca Juga : 5 Tanaman Buah yang Paling Banyak Direkayasa Genetikanya

Eksekutif order Presiden Trump ini dirilis kurang dari seminggu setelah Departemen Pertanian AS (USDA) mengumumkan rencana memperbarui regulasi terkait GMO. Dalam regulasi yang baru itu jumlah tanaman hasil rekayasa genetik yang memerlukan pemeriksaan USDA akan dikurangi secara drastis.

Selain USDA, pihak yang berwenang menginspeksi tanaman dan hewan hasil rekayasa genetika di AS adalah FDA (Food and Drug Administration) dan EPA (Environmental Protection Agency).

Sebagian besar regulasi tentang pangan dibuat pada akhir 1980-an dan awal 1990-an ketika isu rekayasa genetika belum terlalu menjadi perhatian publik. Namun seiring dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan, berbagai regulasi tersebut sudah usang dan ketinggalan jaman. Apalagi penelitian tentang organisme yang genetikanya dimodifikasi banyak yang di luar jangkauan peraturan pemerintah AS.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan