AS Permudah Perekrutan Pekerja Migran di Sektor Pertanian

AS Permudah Perekrutan Pekerja Migran di Sektor Pertanian
(Tanpa sokongan pekerja migran yang umumnya berasal dari Meksiko, sulit bagi AS untuk merajai perdagangan komoditas pertanian di pasar global. Image : San Antonio Express)
Pomidor.id – Petani Amerika Serikat tak lama lagi akan lebih mudah merekrut tenaga kerja dari negara luar dengan proses yang lebih sederhana.

Departemen Tenaga Kerja AS baru-baru ini mengumumkan akan melakukan perubahan aturan baru yang diusulkan terkait perekrutan pekerja migran di sektor pertanian. Perubahan itu merevisi program visa migran H2-A yang berlaku sebelumnya.

Meski demikian, belum ada keterangan lebih lanjut kapan kebijakan itu akan resmi diberlakukan.

“Aturan tersebut bakal memudahkan perekrutan pekerja migran di sektor pertanian yang handal secara legal. Hal ini akan meringankan beban petani, memperkuat penegakan hukum terhadap kasus penipuan dan tindakan semena-mena pada pekerja migran. Tapi di saat yang bersamaan juga melindungi pekerja Amerika,” ujar Sonny Perdue, Menteri Pertanian AS, dalam sebuah pernyataan resmi.

“Ketika aturan ini mulai berlaku, para petani kita akan dibebaskan dari regulasi-regulasi yang tidak perlu yang malah memberatkan petani dalam mengambil keputusan terbaik bagi mereka,” tambahnya.

Baca Juga : Buruh Migran Maroko Banjiri Spanyol Saat Musim Panen Strawberry

Sebagai informasi, program visa migran H2-A adalah satu-satunya jalan bagi petani AS untuk dapat secara legal merekrut pekerja migran. Para petani musti mengajukan visa dari Departemen Tenaga Kerja yang membuktikan bahwa mereka tidak dapat menemukan pekerja berkewarganegaraan AS di posisi yang dibutuhkan.

Setelah visa diberikan, para petani akan mengontrak perusahaan penyalur tenaga kerja dari Meksiko atau dari negara lain asal pekerja migran, untuk segera merekrut dan mengirimnya ke AS.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan