Pertanian Organik Baik bagi Kesehatan Koloni Lebah Madu

Pertanian Organik Baik bagi Pertumbuhan Koloni Lebah Madu
(Dalam koloni yang sehat, ukuran lebah lebih besar dan menghasilkan lebih banyak madu. Image : Food Tank)
Pomidor.id – Meski fungsinya sebagai polinator sangat dibutuhkan untuk produksi tanaman, populasi lebah madu terus menurun di seluruh dunia. Massifnya penggunaan pestisida dan pertanian monokultur dituding menjadi penyebab utamanya.

Namun demikian, penelitian terbaru menunjukkan ada cara untuk meningkatkan populasi lebah madu, setidaknya menjaga agar koloninya tetap berkembang, yakni pertanian organik. Menurut penelitian tersebut, koloni lebah madu kemungkinan tumbuh lebih baik jika lebih banyak lagi pertanian yang mempraktikkan pertanian organik.

Sejumlah ahli ekologi di Pusat Penelitian Sains Nasional Perancis, CNRS, mendapati bahwa lebah yang hidup di lingkungan sekitar pertanian organik memiliki akses yang lebih baik ke aneka tanaman berbunga yang menjadi sumber serbuk sari.

Muat Lebih

Dengan ketersediaan sumber serbuk sari yang melimpah, koloni lebah madu di pertanian organik menghasilkan anakan yang 37 persen lebih besar dan populasi lebah dewasa yang lebih besar 20 persen dibandingkan dengan koloni yang ada di sekitar pertanian konvensional atau monokultur.

Tak kalah pentingnya, mereka juga memproduksi 53 persen lebih banyak madu.

Baca Juga : Paparan Pestisida Membuat Lebah Lebih Individualis

Dalam berbagai penelitian sebelumnya, insektisida yang digunakan pada pertanian non-organik diidentifikasi sebagai salah satu penyebab hancurnya koloni-koloni lebah.

Sementara dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Applied Ecology ini, terbukti bahwa pertanian organik tidak saja menguntungkan lebah dengan memberikan tempat hidup yang aman dari pestisida. Tetapi juga menyediakan beragam sumber tanaman bunga yang lebih luas. Ini sekaligus menegaskan keanekaragaman hayati sangat essensial bagi kesehatan lebah.

“Pertanian yang dibudidayakan secara organik memberikan efek unik pada populasi lebah. Keanekaragaman sumber serbuk sari membuat ukuran lebah pekerja lebih besar sehingga menguntungkan dalam mengumpulkan makanan dan menghasilkan madu. Kematian akibat penggunaan pestisida lokal juga lebih rendah,” demikian laporan peneliti dalam rilis CNRS.

Baca Juga : Sayangi Lebah, Karena Tanpanya Manusia Bisa Punah

“Meningkatnya produksi madu menunjukkan ketersediaan melliferous (bunga penghasil madu) dalam jumlah besar di area yang lebih luas. Sumber daya ini tentu mendukung pertumbuhan populasi serta kesehatan koloni lebah madu,” lanjut laporan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan