Tiket Pesawat dan Bahan Makanan Penyebab Deflasi di Kota Malang

Tiket Pesawat dan Bahan Makanan Penyebab Deflasi di Kota Malang
(Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo. Image : Pomidor)

Pomidor.id – Kota Malang pada bulan Juni 2019 mencatatkan deflasi sebesar -0,17 persen, setelah pada bulan sebelumnya sempat mengalami inflasi sebesar 0,35 persen di bulan Mei 2019. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS), penyebab utama terjadinya deflasi di kota Malang adalah turunnya harga tiket pesawat dan bahan makanan.

“Turunnya tarif tiket pesawat sebesar 3,90 persen memberikan andil terbesar dalam menurunkan angka inflasi atau memberikan deflasi pada bulan Juni di kota Malang,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Surnaryo, di kantor BPS Senin (1/7).

Menurutnya penurunan harga tiket pesawat tersebut sudah di mulai dari periode sebelumnya pada bulan Mei yang lalu. Hingga kini pemerintah juga masih menunggu semua maskapai menurunkan harga tiketnya, karena belum semua maskapai menurunkan harga.

“Ke depannya kalau sampai terjadi seluruh maskapai menurunkan harga tiketnya, berarti bisa diduga penurunan tiket pesawat masih akan terjadi di bulan depan. Dan ini menjadi berita baik bagi masyarakat pengguna angkutan udara,” terangnya.

Baca Juga : Komoditas Produk Pertanian Berperan Besar Kerek Inflasi

Selain itu, penurunan harga sejumlah bahan makanan, turut mempengaruhi terjadinya deflasi di kota Malang. Tercatat, bawang putih mengalami penurunan harga sebesar 15,27 persen dengan andil -0,0925 persen. Harga bawang merah juga turun sebesar 4,07 persen dengan andil -0,0160 persen.

Daging ayam ras dan telur ayam ras juga mengalami penurunan harga masing-masing sebesar 2,84 persen dan 4,33 persen dengan andil -0,0359 persen dan -0,0334 persen.

Sedangkan komoditas lainnya seperti cabai merah, justru mengalami kenaikan harga sebesar 18,92 persen. Begitu pula dengan kentang yang mengalami kenaikan harga sebanyak 2,54 persen.

“Jadi deflasi -0,17 persen itu sumbangan terbesarnya adalah tiket pesawat dan bahan makanan yang menunjukkan angka penurunan,” sebutnya.

Karena pengaruh deflasi lebih tinggi dari inflasi, maka Kota Malang pada bulan Juni mengalami deflasi, pungkasnya. (ANC)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan