Fiji Perluas Kebun Buah-buahan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Fiji Perluas Kebun Buah-buahan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
(Sebuah pasar buah dan sayur di Suva, ibukota Fiji. Meski memiliki lahan yang subur dan bermandikan matahari, Fiji masih bergantung pada impor buah-buahan tropis. Image : Pinterest)
Pomidor.id – Perdana Menteri Fiji, Mahendra Reddy, mengatakan tengah berupaya memperluas kebun buah-buahan di negara kepulauan itu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada impor buah-buahan dari negara lain, sekaligus juga untuk mendorong pertumbuhan ekonominya.

Selama lima tahun terakhir, Fiji setidaknya mengimpor buah-buah senilai USD 7,4 juta. Sementara nilai ekspornya hanya sekitar USD 0,6 juta.

Kesenjangan yang terlalu lebar ini dapat dihindari jika saja Fiji menanam lebih banyak buah untuk meningkatkan produksi sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Demikian dikatakan Reddy sebagaimana dilansir Xinhuanet.com.

Ia menambahkan, tahun lalu Fiji telah membangun enam kebun jambu, delapan kebun alpukat dan satu kebun buah sukun. Masing-masing kebun buah-buahan tersebut ditanami seratus pohon.

Target untuk tiga tahun ke depan adalah menyiapkan 40 kebun setiap tahunnya. Agar petani Fiji mau serius menekuni bisnis budidaya tanaman buah, pemerintah akan memberi mereka insentif berupa lahan kosong, bibit dan petunjuk tentang cara pemeliharaan tanaman.

Baca Juga : Sektor Perkebunan Pisang Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja di Nepal

Data dari Investment Fiji, sektor pertanian, selain pariwisata, menjadi salah satu penggerak ekonomi di negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik itu. Sektor pertanian berkontribusi terhadap sekitar 28 persen lapangan kerja formal dan secara tidak langsung melibatkan lebih banyak lagi tenaga kerja di sisi informalnya.

Sektor pertanian juga menjadi penyumbang PDB ketiga terbesar, yakni USD 206 juta atau 9 persen dari keseluruhan PDB Fiji.

Tebu yang dulunya mendominasi, kini hanya berkontribusi 0,9 persen. Lahan tanaman tebu banyak yang sudah beralih ke tanaman hortikultura dan peternakan.

Petani Jeruk Sitrus di Fiji
(Jone Dusilele Raitani, petani jeruk sitrus di Pulau Koro, Fiji. Image : APAL)

Baca Juga : Sektor Pertanian Berperan Kurangi Pengangguran di Nigeria

Sebagai mata pencaharian utama di daerah pedesaan, sektor pertanian memiliki potensi besar karena saling menunjang dengan sektor lain seperti pariwisata dan agroindustri. Sektor-sektor tersebut turut memainkan peran penting dalam proses pembangunan di pedesaan.

Iklim tropis, tanah yang subur dan kaya akan sumber daya alam, sangat menguntungkan Fiji dalam memproduksi aneka buah dan sayuran.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan