Kewajiban Sertifikasi Persulit Impor Produk Organik ke Pasar Rusia

Kewajiban Sertifikasi Lokal Persulit Impor Produk Organik ke Pasar Rusia
(Selain wajib mencantumkan keterangan kemasan dalam bahasa Rusia, produk organik yang dijual di negaranya Presiden Putin itu juga harus memiliki sertifikasi organik yang sesuai dengan standar yang ditetapkan otoritas setempat. Image : Vesti)
Pomidor.id – Para importir produk organik di Rusia mencemaskan penarikan dari penjualan produk-produk organik yang belum lulus sertifikasi. Di bawah regulasi yang baru, diwajibkan penggunaan sertifikasi lokal yang menyulitkan impor produk organik ke pasar Rusia. Regulasi “Produk Organik” tersebut akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

Dilansir dari Kommersant yang merujuk pada nota Direktur Eksekutif Rusbrand, Alexei Popovichev, adalah nyaris tidak mungkin mendapatkan sertifikasi organik Rusia karena tidak tersedianya mekanisme untuk itu. Bahkan seluruh produk organik impor yang saat ini dijual, harus ditarik dari penjualan untuk diubah kemasannya.

“Pada kenyataannya produk organik impor tidak akan hilang dari pasar Rusia karena masih ada kata “organik”,”bio”,”eco” pada label mereka. Namun produk-produk ini tak lagi ditempatkan di rak-rak penjualan sebagai organik,” kata Oleg Mironenko, Direktur Eksekutif National Organic Union.

Mironenko menambahkan, regulasi tentang produk organik yang baru ini sebenarnya bertujuan untuk mengembangkan pasar domestik.

Akan tetapi masalah pada produk organik impor muncul karena adanya kewajiban untuk menerjemahkan seluruh keterangan kemasan dalam bahasa Rusia. Indikasi kata “organik” dan semua turunannya, menurut regulasi yang baru, harus didukung sertifikasi yang relevan oleh otoritas Rusia.

Ini yang memusingkan bagi para suplier. Mereka tak hanya harus mengganti kemasan. Tetapi juga harus mengikuti standar negara tersebut tentang produk organik demi memperoleh sertifikasi.

Baca Juga : Rusia Sahkan Penerapan Standarisasi Produk Makanan Organik

Selama ini penjualan produk organik ke pasar Rusia disertai dengan sertifikat internasional, terutama yang dikeluarkan oleh Uni Eropa. Pengemasan produk tersebut ditandai dengan sistem sertifikasi yang sesuai, termasuk tulisan “organik” pada labelnya.

Namun pada lampiran nota Direktur Eksekutif Rusbrand, per 1 Januari tahun depan, produk-produk tersebut dianggap tidak sah karena tidak mempunyai sertifikasi produk organik Rusia sehingga harus ditarik dari peredaran. Hal ini tentu saja akan menimbulkan pembengkakan biaya yang signifikan bagi semua bagian dari jaringan distribusi.

Sementara pada saat yang bersamaan, memperoleh sertifikasi organik sangat sulit karena satu-satunya lembaga sertifikasi di negeri beruang merah itu memiliki kemampuan terbatas. Apalagi ketentuan yang mengatur prosedurnya juga belum diadopsi.

Baca Juga : Ukraina Perketat Sistem Kontrol untuk Produk Organik

Pihak asosiasi mengusulkan kepada Kementerian Pertanian untuk proses adaptasi selama 2-3 tahun dalam tiga skenario. Secara khusus ini termasuk saling pengakuan sertifikat dengan negara-negara Eropa. Kemudian penetapan kondisi untuk peredaran produk organik impor di pasar Rusia. Dan yang terakhir, penciptaan sistem sertifikasi dan produksi produk organik yang dibuat di Rusia tetapi menggunakan bahan baku impor.

Pihak asosiasi sendiri sudah meminta kementerian terkait untuk mengatur pertemuan guna mencari solusi yang tidak merugikan kedua belah pihak.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan