Ogah Makan Buah dan Sayur, Remaja di Inggris Alami Buta Permanen

Ogah Makan Buah dan Sayur, Remaja di Inggris Alami Buta Permanen
(Hati-hati. Berlebihan mengkonsumsi makanan tinggi kolesterol dan garam dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan penglihatan. Image : ist)
Pomidor.id – Peringatan bagi para orang tua agar tak terlalu memanjakan anak-anak dengan makanan tinggi lemak dan garam tapi rendah serat. Kejadian di Inggris ini mungkin bisa menjadi pelajaran berharga.

Seorang remaja di Inggris didiagnosa buta permanen. Gara-garanya, selama bertahun-tahun ia hanya mengkonsumsi junk food dan sama sekali tak pernah makan buah dan sayur. Menu makannya sehari-hari tak jauh-jauh dari French Fries (kentang goreng), Pringles (keripik kentang), roti putih, irisan daging olahan dan sosis.

Dipublikasikan oleh jurnal kesehatan Annals of Internal Medicine, kasus si bocah terjadi karena buruknya pola makan. Dalam jangka waktu lama mengkonsumsi makanan tinggi kolesterol dapat berakibat buruk pada kesehatan jantung, obesitas dan kanker. Selain itu, terus-terusan melahap junk food juga dapat merusak sistem saraf secara permanen, khususnya pada indera penglihatan.

Muat Lebih

Baca Juga : Asupan Garam Berlebihan Berasal dari Makanan di Luar Rumah

Peneliti dari Rumah Sakit Mata Bristol, Inggris, mengatakan remaja itu pertama kali datang ke dokter ketika berusia 14 tahun. Saat itu ia mengeluh amat kelelahan. Di luar kecerewetannya soal makanan, ia sebenarnya memiliki Body Mass Index (BMI) normal alias tidak terlalu gemuk atau kurus.

Ia lalu diberi suntikan vitamin B12 dan direkomendasikan untuk banyak-banyak makan buah dan sayur. Akan tetapi ketika ia kembali setahun kemudian, ia ternyata mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan. Berselang dua tahun, penglihatannya kian memburuk. Bahkan boleh dikatakan buta total.

Menganalisa rekam jejak nutrisi si remaja, dokter mendapati ia kekurangan vitamin B12 dan vitamin D akut, kepadatan tulang yang kurang, kadar tembaga dan selenium yang rendah serta kadar seng yang terlampau tinggi.

Baca Juga : Konsumsi Sayur dan Buah Segar Jaga Fungsi Pendengaran

“Pasien mengaku bahwa sejak sekolah dasar ia menghindari makanan bertekstur tertentu (buah dan sayur). Ia hanya makan kentang goreng, keripik kentang, roti, irisan ham dan sosis,” pihak rumah sakit melaporkan sebagaimana dilansir ITV.

“Pada saat kondisinya didiagnosis, pasien memiliki gangguan penglihatan secara permanen,” lanjut laporan tersebut.

Jika saja si bocah menjalani perawatan yang benar, termasuk memperbaiki pola makannya, kondisinya bisa tertolong. Namun karena tak ada perubahan, hal itu menyebabkannya buta permanen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan