Pemanasan Global Akan Membuat Harga Pisang Makin Mahal

Pemanasan Global Akan Membuat Harga Pisang Makin Mahal
(Pisang di supermarket. Pemanasan global diprediksi akan mengganggu produksi pisang di negara-negara eksportir. Image : AIFV)

Pomidor.id – Naiknya temperatur bumi akibat pemanasan global diyakini bakal mendorong harga pisang kian mahal di pasar internasional.

Suhu yang meningkat di negara-negara produsen, besar kemungkinan akan membuat harga pisang menjadi lebih mahal bagi konsumen di negara-negara maju. Demikian hasil riset peneliti di Universitas Exeter, Inggris, Annalisa Marini. Hasil riset itu sendiri sudah dipresentasikan di Asosiasi Ekonomi Eropa pekan lalu.

Seperti diungkapkan dalam penelitian tersebut, jika satu negara produsen pisang menghadapi guncangan cuaca dan kehilangan sebagian panenannya, maka akan langsung berimbas ke negara-negara produsen lainnya. Harga pisang di pasar internasional dipastikan akan melonjak karena berkurangnya pasokan.

Baca Juga : Perubahan Iklim Percepat Merebaknya Penyakit Pisang Black Sigatoka

Perubahan iklim akan mempengaruhi negara-negara berkembang secara signifikan. Pasalnya, sebagian besar pendapatan mereka bergantung pada ekspor komoditas pertanian.

Gelombang pemanasan global sejauh ini efek langsungnya justru lebih terasa di negara-negara miskin yang mayoritasnya berada di wilayah tropis. Tempat ideal bagi tumbuhnya tanaman pisang.

Marini menyoroti efek pemanasan global ini dalam kaitannya dengan “kenaikan signifikan” produk-produk pertanian. Oleh karena itu ia mendesak untuk segera diterapkannya sistem pangan global yang berkelanjutan.

Baca Juga : Panama Disease Ancam Industri Perdagangan Pisang Global

Selain pemanasan global, eksistensi tanaman pisang juga terancam oleh merebaknya penyakit Panama Disease di Amerika Selatan, produsen terbesar buah kaya potasium ini. Jika tak tertangani dengan baik, buah pisang dapat sepenuhnya hilang dari rak-rak di supermarket.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan