Uzbekistan Maksimalkan Pemanfaatan Teknologi Drip Irigasi

Uzbekistan Maksimalkan Pemanfaatan Teknologi Drip Irigasi
(Dalam sepuluh tahun mendatang, Uzbekistan akan menerapkan teknologi drip irigasi atau irigasi tetes di dua juta hektar lahan pertanian. Image : UZA)
Pomidor.id – Dalam sepuluh tahun ke depan, teknologi drip irigasi akan digunakan di dua juta hektar lahan pertanian di Uzbekistan. Hal ini demi menggenjot produksi sekaligus mengefisienkan pemakaian air untuk sektor pertanian.

Dilansir Kantor Berita Nasional Uzbekistan (UZA), pekerjaan skala besar tengah berlangsung untuk menciptakan fondasi ekonomi, hukum dan infrastruktur demi pengembangan pertanian serta pengelolaan sumber daya di negara Asia Tengah tersebut.

Tahun lalu saja, Uzbekistan telah menggelontorkan jutaan dolar untuk proyek-proyek irigasi, pekerjaan konstruksi dan instalasi di 219 obyek prioritas. Tahun 2018 juga telah dihabiskan sekitar 82% alokasi anggaran untuk perbaikan kanal sepanjang 439 km, jalur irigasi 68,3 km, 32 struktur hidrolik serta 81 sumber air raksasa.

Di Uzbekistan, penggunaan air untuk sektor pertanian diupayakan seefisien mungkin. Sejauh ini, teknologi drip irigasi telah dibangun di 29.797 hektar lahan. 11.221 hektar untuk lahan kapas, 17.147 untuk perkebunan buah-buahan dan anggur serta 1.429 hektar untuk tanaman lain. Sementara teknologi drip irigasi untuk 12,6 hektar lainnya diharapkan sudah rampung akhir tahun ini.

Ada pun untuk sistem irigasi konvensional, sudah mengkover lebih dari 43,5 ribu hektar.

Baca Juga : Merk Dagang Tunggal untuk Ekspor Sayur dan Buah Uzbekistan

Kementerian Pertanian Uzbekistan menargetkan setiap tahunnya dapat menyelesaikan 200 ribu hektar lahan yang memanfaatkan teknologi drip irigasi. Sehingga dalam 10 tahun ke depan, area budidaya tanaman yang menerapkan teknologi ini sudah mencapai 2 juta hektar.

Pengerjaan proyek-proyek di sektor pertanian dan suplai makanan memberikan kontribusi yang signifikan pada pengembangan agrobisnis.

Sektor pertanian turut membantu mendongkrak pendapatan per kapita penduduk dan mengenalkan mereka pada teknologi modern. Termasuk di antaranya adalah pembibitan, pengolahan dan pengemasan produk ternak dan pertanian. Juga perluasan perkebunan-perkebunan intensif dan pembangunan greenhouse yang dilengkapi dengan teknologi canggih.

Baca Juga : Indonesia Bantu Uzbekistan Kembangkan Produksi Cabai Rawit

Pada tahun 2019-2021 akan dibangun kompleks agrologi besar-besaran di Andijan, Bukhara, Jizzakh, Samarkand, Surkhandarya, Tashkent, Ferghana dan Khorezm. Tak ketinggalan pula proyek investasi besar di 174 titik khusus untuk pengolahan produk pertanian.

Selain dari dalam negeri, sebagian dana untuk berbagai investasi di negeri kelahiran Imam Bukhari tersebut berasal dari pinjaman lembaga keuangan internasional.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan