Industri Ternak Gugat Kewajiban Memperbesar Luas Kandang

Industri Ternak Gugat Kewajiban Memperbesar Luas Kandang
(Kandang yang terlalu sempit bagi ayam petelur dinilai tak “manusiawi” dan terlalu menyengsarakan hewan ternak. Image : Flickr)
Pomidor.id – Gabungan pengusaha ternak berskala raksasa di Amerika Serikat menggugat kebijakan Pemerintah California, yang mewajibkan peternak dari luar negara bagian untuk menempatkan hewan-hewan mereka di kandang yang lebih luas. Aturan yang wajib ditaati jika mereka ingin menjual produk hewani ke California itu dinilai akan melambungkan harga daging.

Dimulai 1 Januari tahun depan, hanya sapi yang dipelihara dalam kandang berukuran minimal 43 feet2 (4 m2) yang dagingnya boleh dijual di California. Untuk babi luas kandang tak boleh kurang dari 24 feet2 (2,2 m2). Sedangkan untuk ayam petelur kandangnya harus berukuran 1 foot2 (0,1 m2).

“Angka-angka (ukuran kandang) itu tidak realistis,” kata Mark Doop, wakil senior presiden dan penasehat umum untuk North American Institute.

“Empat meter persegi itu sangat luas. Begitu juga dengan 2,2 meter persegi. Keduanya melebihi standar industri,” sambungnya.

Aturan hewan ternak tak boleh ditempatkan di kandang yang terlalu sempit bermula dari undang-undang baru yang disetujui pemilih California pada November tahun lalu. Undang-undang tentang Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan itu disebut juga Proposisi 12.

Baca Juga : Peternakan di Eropa Berkontribusi Terhadap Deforestasi di Amerika Latin

North American Meat Institute mengajukan gugatan terhadap Pemerintah Negara Bagian California karena menganggapnya inkonstitusional. Khususnya karena melanggar klausul perdagangan.

“California tak memiliki wewenang mengatur kondisi hewan ternak di luar wilayahnya,” demikian salah satu bunyi gugatan itu.

Gugatan juga menuding undang-undang tersebut mendiskriminasi petani di negara bagian lain. Pasalnya, produsen sudah mematuhi semua persyaratan yang lebih ketat dari regulasi yang sudah disahkan sebelumnya di tahun 2008.

Pihak penggugat berharap pengadilan segera memproses gugatan tersebut dalam beberapa minggu ke depan.

Sebaliknya, aktivis pecinta binatang menyambut baik regulasi yang akan diberlakukan awal tahun 2020.

“Jutaan sapi, babi dan ayam petelur tak akan lagi menderita karena dikurung dalam kandang yang terlalu sempit seumur hidup mereka,” ujar Kitty Block, pemimpin Human Society di AS, pendukung utama Proposisi 12.

Baca Juga : China Berencana Produksi Daging Palsu. Mau?

Namun industri daging mengingatkan regulasi akan berimplikasi serius pada harga daging. Dengan kewajiban memperbesar luas kandang akan dibutuhkan biaya tambahan yang sangat besar untuk merenovasi kandang-kandang yang sudah ada. Biaya itu tentunya akan dibebankan pada konsumen dengan menaikkan harga daging. Kemungkinan lainnya, produsen akan menghindari pasar California yang sebenarnya sangat menguntungkan.

Sebagai informasi, California merupakan negara bagian yang produk domestik brutonya terbesar di Amerika Serikat. Dengan PDB USD 3,018 triliun di tahun 2018, kekuatan ekonomi negara bagian di pesisir barat AS itu bahkan bisa disejajarkan dengan negara-negara besar seperti China, Jepang dan Jerman.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan