Anggaran Pertanian Sebaiknya fokus ke Sektor Produksi

anggaran pertanian agar fokus ke sektor produksi

Pomidor.id – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta kepada peserta Rapat Koordinasi Teknis (Rakorteknis) Perencanaan Pembangunan Pertanian 2019 agar anggaran pertanian difokuskan kepada sektor yang dapat mengangkat produksi pertanian.

Link Banner

“Usulkan ke Gubernur dan Bupati, susun anggaran yang fokus kepada peningkatan produksi,” ujar Mentan kepada seluruh peserta sebelum membuka secara resmi Rakorteknis. Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Lingkup Pertanian Provinsi seluruh Indonesia yang bertempat di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.

Lebih lanjut Amran menjelaskan, anggaran pertanian harus fokus kepada peningkatan kesejahteraan petani. Beberapa di antaranya adalah ketersediaan air, pengadaan bibit unggul, pupuk tepat waktu, alat mesin pertanian seperti RMU penggilingan, processing/packaging pertanian yang menarik, dan tentunya perbaikan regulasi.

“Sampai dengan saat ini kita sudah mencabut 241 regulasi pertanian yang menghambat, bahkan kedepannya akan ada 50 potensi regulasi yang akan dicabut” seru Amran.

Mentan juga menyampaikan agar tetap optimis melihat potensi besar di Indonesia ada di sektor pertanian.

Baca Juga : Pondok Pesantren Bisa Menjadi Pusat Pemberdayaan Pertanian

Rapat Kordinasi Teknis itu sendiri mengangkat tema tentang “Penguatan infrastruktur dan korporasi petani untuk percepatan pertumbuhan sektor pertanian berkualitas”. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mensinergikan usulan kebijakan dari daerah (provinsi/kabupaten/kota) untuk dilakukan penyelarasan dengan kebijakan yang ada di pusat (kementerian).

Pada rapat tersebut disampaikan rancangan kegiatan prioritas nasional pembangunan pertanian tahun anggaran 2019. Acara tersebut bertujuan untuk mempertemukan antara top down policy dengan bottom up planning atau pembuat kebijakan di pusat. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat dirumuskan rancangan kegiatan provinsi/kab/kota sebagai bahan musrenbang nasional.

Sumber : Kementerian Pertanian

Be the first to comment

Leave a Reply