Bahan Kimia Peralatan Rumah Tangga Cemari Lingkungan

bahan kimia peralatan rumah tangga

Pomidor.id – Bahan kimia yang kerap terdapat dalam peralatan rumah tangga seperti cat, cairan pembersih dan produk perawatan pribadi semisal parfum dan deodoran, ternyata berkontribusi besar pada pencemaran lingkungan. Bahan-bahan kimia yang mudah ditemui di hampir semua rumah tangga tersebut, mudah menguap di udara dan tingkat pencemarannya tak jauh beda dengan gas buangan mobil atau truk yang lalu lalang di jalanan.

Link Banner

Dari temuan sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal sains, bahan kimia peralatan rumah tangga memancarkan “senyawa organik volatil” (volatile organic compounds/VOC) yang menghasilkan polusi partikel kecil. Polusi ini dalam jangka panjang akan menyebabkan penyakit asma, paru-paru dan berbagai masalah serius kesehatan lainnya.

Jika kebijakan kontrol emisi pada kendaraan semakin tahun semakin ketat sehingga berkolerasi terhadap menurunnya tingkat polusi yang ditimbulkannya, tidak demikian halnya dengan bahan kimia peralatan rumah tangga. Penggunaannya lebih sulit dikontrol. Maka menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Colorado, sumber VOC non kendaraan kemungkinan dua atau tiga kali lebih tinggi dalam hal pencemaran atau polusi udara.

“Hasil penelitian ini mempunyai implikasi penting mengenai bagaimana dan emisi apa saja yang harus kita atur pemakaiannya,” demikian pernyataan Brent Stephens, seorang pakar lingkungan mikro (udara di dalam ruangan) di Institut Teknologi Illinois, AS.

“Biasanya kita lebih sering fokus pada sarana transportasi atau industri sebagai penyebab emisi karbon yang mencemari lingkungan. Akan tetapi ada sumber emisi lain yang sering luput dari perhatian. Emisi tersebut berasal dari dalam ruangan, yakni bahan-bahan kimia yang digunakan dalam berbagai peralatan rumah tangga. Semestinya ada regulasi yang mengatur tentang hal itu,” tambahnya.

semprot parfum
(Parfum pun termasuk barang yang memiliki kandungan kimia dan bisa menyebabkan polusi udara di dalam rumah.)

Meski demikian, penelitian ini tidak lantas menyimpulkan bahwa otomatis berbahaya untuk bernafas di dalam ruangan yang ada peralatan rumah tangga berbahan kimia. Namun bahan-bahan kimia tersebut ketika menguap dan berinteraksi dengan sinar matahari atau senyawa-senyawa lainnya, tetap memiliki andil mencemari lingkungan dalam skala yang lebih luas.

Baca Juga : Industri Fashion Salah Satu Penyumbang Gas Emisi Terbesar

Terlepas dari ada atau tidak efeknya terhadap kesehatan secara langsung, yang bisa kita petik dari temuan tersebut adalah pentingnya meningkatkan kesadaran untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan aneka peralatan rumah tangga yang mengandung bahan kimia. Tentu kita tidak ingin kualitas udara yang kita hirup di dalam rumah tak ubahnya udara di jalanan pada jam-jam sibuk. Gara-garanya, kita terlalu “boros” dan terlalu “sibuk” menghias rumah atau diri kita dengan barang-barang yang mengandung bahan kimia.

Bisa-bisa kelakuan kita yang ndesit ini mengundang Bang Rhoma berkomentar, “Ter-la-lu…”

Be the first to comment

Leave a Reply