Islandia Akan Produksi Buah-buahan Tropis dalam Skala Industri

Islandia Berencana Produksi Buah-buahan Tropis dalam Skala Industri
(Pemkot Ölfus bekerja sama dengan Paradise Farms segera membangun greenhouse-greenhouse berukuran raksasa di atas lahan puluhan hektar. Tak hanya sayuran, greenhouse-greenhouse tersebut juga direncanakan untuk memproduksi buah-buahan tropis. Image : Islenska)
Pomidor.id – Membudidayakan Pepaya di Islandia? Sekilas hal ini sepertinya mustahil. Apalagi dalam skala industri yang menuntut produksi dalam jumlah besar. Ini karena pepaya merupakan buah tropis sementara Islandia adalah negara yang hampir sepanjang tahun diselimuti es.

Namun apa yang kedengarannya mustahil itu bakal terwujud dalam kenyataan paska penandatangan perjanjian kerja sama antara Paradise Farms, sebuah perusahaan pertanian asal Amerika Serikat, dengan Pemerintah Kota Ölfus. Dalam perjanjian tersebut, Pemkot Ölfus, sebuah kota kecil di barat daya Islandia, setuju menyewakan lahannya seluas 50 hektar untuk produksi sayuran dan buah-buahan organik. Sebagian besar dari sayur dan buah organik nantinya akan diproduksi dalam greenhouse-greenhouse raksasa.

Menurut dewan kota Ölfus, Paradise Farms berencana menanam tomat, kubis, paprika dan aneka sayuran lainnya. Untuk buah, akan dibudidayakan mangga, alpukat, pisang, pepaya dan buah-buahan tropis lainnya.

Muat Lebih

Di tahun pertama, ditargetkan dapat memproduksi tak kurang dari 5.000 ton sayuran yang sebagian besarnya untuk diekspor.

Baca Juga : Fiji Perluas Kebun Buah-buahan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Dilansir Iceland Monitor, Walikota Ölfus, Elliði Vignisson, menjelaskan bahwa dalam 40 tahun ke depan, umat manusia harus mampu memproduksi makanan setara dengan yang dihasilkan dalam 8 ribu tahun sebelumnya. Pemkot Ölfus, tambahnya, ingin terlibat dalam produksi makanan secara global, khususnya makanan organik.

Selain itu, ia mengatakan kotanya memiliki wilayah yang unik. Yakni, berkontur datar dengan air dan sumber energi melimpah. Nilai lebih lainnya, Ölfus memiliki pelabuhan yang memadai untuk kegiatan ekspor/impor.

Pemkot Ölfus saat ini juga tengah mengkaji kemungkinan memberikan izin yang sama untuk perusahaan dalam negeri, Iceland Circular, untuk memproduksi pangan di atas lahan seluas 50 hektar.

Pelabuhan di Kota Ölfus
(Memiliki pelabuhan menjadi nilai lebih Kota Ölfus dalam mengekspor sayur dan buah. Setidaknya ke wilayah-wilayah berpenghuni terdekat yang berada di Lingkar Arktik (Kutub Utara). Image : Ölfus)

Baca Juga : Gara-gara Bumi Menghangat, Pisang Pun Bisa Tumbuh Optimal di Korsel

Sementara itu, Gunnar Þorgeirsson, pemimpin Asosiasi Petani Hortikultura Islandia, mengatakan rencana produksi buah-buahan tropis atau macam-macam sayuran tersebut membutuhkan setidaknya 100.000 m2 luasan greenhouse. Luasan ini dapat dikembangkan hingga 500.000 m2.

Ketika ditanya apakah realistis menggenjot produksi buah-buahan tropis di Islandia, Þorgeirsson menjawab singkat.

“Semuanya tergantung pada kemampuan kami mendapatkan energi seperti listrik dan air panas. Tentunya dengan biaya yang masuk akal,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan