Jaring Drainase, Cara Murah dan Efektif Cegah Sampah Plastik ke Laut

Jaring Drainase, Cara Murah dan Efektif Cegah Sampah Plastik ke Laut
(Pemasangan jaring di ujung pipa dapat menahan sampah plastik dalam jumlah besar mengalir ke sungai, yang ujung-ujungnya akan mencemari lautan. Image : City of Kwinana)
Pomidor.id – Banyak jalan menuju Roma. Begitu pula dengan upaya menanggulangi kian meluasnya sampah plastik di lautan, yang salah satunya berasal dari sungai-sungai. Untuk setidaknya mengurangi aliran sampah plastik ke laut, musti tindakan pencegahan sejak dari hulunya di sungai.

Itulah yang dilakukan Kwinana, sebuah kota kecil di pesisir barat Australia agar sungai-sungainya tak disesaki sampah plastik. Apalagi Kwinana terletak di pinggiran kota metropolitan Perth yang pastinya memiliki masalah serius terkait sampah, khususnya sampah plastik warganya.

Dinas kebersihan dan lingkungan hidup Kwinana melakukan hal yang sederhana tapi murah dan efektif, yakni memasang jaring drainase di saluran-saluran pembuangan air yang mengarah ke sungai.

Muat Lebih

Murah Tapi Efektif
(Sederhana dan tak membutuhkan banyak biaya, tapi efektif menjaga lingkungan tetap bersih. Image : Stormy Water Systems)

Jaring drainase atau yang disebut “trash traps” ditempatkan untuk mengurangi pembuangan sampah plastik dari sistem drainase kota. Jaring ini dirancang khusus untuk menahan polutan dan limbah padat yang melewati saluran pembuangan air di pemukiman penduduk. Jaring berukuran besar yang kuat tapi lentur dipasang di pipa-pipa raksasa tepat di bibir sungai.

Manajemen pengelolaan sampah semacam ini terbukti sangat hemat biaya. Pasalnya, tenaga kerja untuk menyortir sampah secara manual dapat dikurangi drastis. Selain itu, jaring pengumpul sampah ini juga mudah dipasang. Ketika penuh, sampah-sampah tersebut langsung diangkut dengan crane untuk dibawa truk-truk ke fasilitas pemilahan.

Selokan Kinclong
(Dengan jaring, selokan pun tampak kinclong. Image : Stormy Water Systems)

Di tempat pemilahan, sampah-sampah dipisahkan sesuai jenisnya. Sampah organik diubah menjadi kompos, sedangkan sampah non organik didaur ulang.

Baca Juga : Sampah Plastik Percepat Pemanasan Global

Warga Kwinana bangga proyek jaring drainase menjadi proyek yang sukses dan layak menjadi percontohan di tempat-tempat lain. Di sisi lain, satwa-satwa liar setempat pun diuntungkan karena mereka tinggal di kawasan yang lebih bersih. Jaring pengumpul sampah ini juga tidak berbahaya bagi mereka karena hingga saat ini tidak ada binatang yang terperangkap di salah satu jaring.

Jaring di Bibir Sungai
(Ketimbang menutupi permukaan sungai dengan waring yang mengundang kontroversi karena tak jelas manfaatnya, lebih baik memasang jaring penangkal sampah plastik di bibir sungai. Image : Stormy Water Systems)

Seorang konsultan dan inovator Australia, Anthony J. James, menanggapi positif upaya yang dilakukan otoritas Kwinana.

“Pemasangan jaring drainase mencegah plastik dan polutan mencapai sungai atau laut. Cara ini tak butuh banyak biaya. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk berubah!” cuitnya dalam akun twitternya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan