border=

Gandeng Ritel Modern untuk Tingkatkan Fungsi Komersial Bulog

Gandeng Ritel Modern untuk Tingkatkan Fungsi Komersial Bulog
(Beras Bulog yang dipasarkan di ritel modern. Image : Ist)
Pomidor.id – Perum Bulog berencana memaksimalkan fungsi komersial dari 20 persen menjadi 50 persen. Artinya Bulog mempunyai peluang besar untuk melepas beras melalui penjualan tanpa harus menunggu penugasan dari pemerintah. Untuk mewujudkan fungsi komersial Bulog ini akan beorientasi pada keuntungan.

Sebelum itu terealisasi, Bulog sudah melakukan kerja sama dengan ritel modern pada pertengahan November lalu, disaksikan oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Dari kerja sama ini, Bulog dapat mendistribusikan beras medium di ritel.

Menanggapi rencana peningkatan fungsi komersial Bulog, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengatakan peluang kerja sama lebih lanjut bisa saja dilakukan. Untuk diketahui, MoU Bulog dan Aprindo hanya sampai 31 Desember 2019.

Muat Lebih

 border=

“Bisa saja, karena Aprindo sudah ditunjuk menjadi mitra Bulog. Artinya bisa saja ada komoditi lain, selagi memang itu diperkenankan dan diizinkan,” kata Roy di Jakarta, Rabu (4/12).

Baca Juga : Kualitas Beras Serapan Bulog Perlu Ditingkatkan Agar Dapat Bersaing di BPNT

Menurut Roy, distribusi beras medium Bulog sudah berjalan di ritel yang tersebar dari Aceh sampai Papua. Terkait stigma beras Bulog buruk, Roy menganggap hal tersebut relatif.

“Semangat Dirut Bulog Budi Waseso, kita ketahui memang betul-betul agar Bulog ingin revitalisasi kembali bahwa stigma Bulog lalu itu sekarang berubah dan tentunya ini akan jauh lebih baik dan kita harus percaya,” kata Roy dikutip dari laman resmi Bulog.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan