border=

Indonesia Sulit Lepas dari Ketergantungan Impor Produk Pertanian

Indonesia Sulit Lepas dari Ketergantungan Impor Produk Pertanian
(Produk buah impor segar masih mendominasi supermarket besar. Sasaran pembelinya adalah kelas menengah Indonesia yang jumlahnya terus bertambah. Image : Ist)
Pomidor.id – Meski berambisi memenuhi kebutuhan pangan penduduknya secara swasembada, Indonesia sulit lepas dari ketergantungan impor produk pertanian. Selain berpenduduk sangat besar, lebih dari 265 juta, kian bertambahnya jumlah kelas menengah di Indonesia turut pula berkontribusi pada meningkatnya konsumsi produk sayur dan buah dari negara lain.

Data Export Guide Indonesia yang dirilis USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat) akhir tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh cepat, 5,2% di tahun 2018 atau termasuk salah satu yang tertinggi di dunia, berbanding lurus dengan ketergantungan impor produk pertanian berupa sayur dan buah senilai USD 3,2 milyar.

Dari data tersebut, AS mengekspor 16% dari total produk pertaniannya ke Indonesia. Namun dari jumlah secara keseluruhan, China menduduki peringkat pertama sebagai negara eksportir produk sayur dan buah ke Indonesia (27%). Kemudian berturut-turut disusul Australia (11%), AS (9%), Selandia Baru dan India masing-masing (8%).

Muat Lebih

 border=

Sementara untuk negara tetangga di kawasan ASEAN, impor paling banyak didatangkan dari Malaysia (6%) dan Thailand (5%).Data Impor Produk Hortikultura Indonesia 2018

Meski demikian, Indonesia mempunyai surplus dari hasil perkebunannya. Beberapa produk perkebunan yang menjadi andalan penghasil devisa negara kita di antaranya adalah karet, minyak sawit, kopi dan rempah-rempah.

Baca Juga : Mentan Syahrul Ajak Masyarakat Mengkonsumsi Buah Lokal

Bertambahnya jumlah kelas menengah (sekitar 85 juta orang) serta meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat di kalangan tersebut, menjadi faktor utama terus melubernya produk hortikultura dari negara luar. Selain juga faktor dari dalam sendiri seperti kualitas, pasokan dan harga produk lokal yang sering kali tidak stabil.

Sejumlah produk tertentu yang semakin diminati pasar dalam negeri adalah pir, apel, anggur, jeruk, blueberry dan ceri. Buah-buahan ini sebagian besar diimpor dari tiga negara, yakni China (61%), Thailand (9%) dan Australia (8%).

Ada pun retail-retail besar yang paling banyak menjajakan produk-produk pertanian dari luar adalah :

  1. Indomart
  2. Alfamart
  3. Transmart/Carrefour
  4. Alfa Midi
  5. Hypermart
  6. Giant
  7. Hero
  8. Lotte Mart
  9. Superindo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan